Menhaj Tegaskan Integritas dan Transformasi Digital sebagai Fondasi Pelayanan Jemaah
TIMES Australia/Menhaj Mochamad Irfan Yusuf. (FOTO: dok. Kemenhaj)

Menhaj Tegaskan Integritas dan Transformasi Digital sebagai Fondasi Pelayanan Jemaah

Menhaj RI Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan mindset dan penguatan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

TIMES Australia,Senin 19 Januari 2026, 20:14 WIB
202.6K
A
Ahmad Nuril Fahmi

JAKARTAMenteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Menhaj RI) Mochamad Irfan Yusuf, menekankan pentingnya perubahan mindset dan penguatan integritas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

Hal ini disampaikan Menhaj saat memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Haji dan Umrah RI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Dalam sambutannya, Menhaj menegaskan bahwa pembentukan kementerian baru ini menuntut cara kerja yang lebih profesional, efektif, dan kolaboratif.

Ia menginstruksikan agar pola lama yang lamban dan sektoral segera ditinggalkan demi menciptakan birokrasi yang lebih lincah dan berorientasi hasil.

“Integritas adalah fondasi utama. Penyelenggaraan haji dan umrah adalah amanah suci yang dititipkan negara dan umat. Tidak boleh ada ruang bagi penyimpangan atau konflik kepentingan yang mencederai kepercayaan publik,” tegas Menhaj, Senin (19/1/2026).

Agar mampu memberikan layanan yang terbaik kepada jemaah haji, Menhaj mengatakan seluruh kebijakan harus bermuara pada kemudahan, kepastian, kenyamanan, dan keselamatan jemaah sebagai wujud kehadiran negara.

article
Menhaj bersama pejabat dan ASN Kemenhaj. (FOTO: dok. Kemenhaj)

ASN Kemenhaj, sambung Menhaj, juga wajib meningkatkan kompetensinya dalam bidang teknis, manajerial, dan digital.

“Transformasi digital ini penting sekali, maka dari itu kami ingin adanya penguatan tata kelola melalui sistem digital yang terintegrasi mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban untuk membangun governance yang lebih baik,” terang Menhaj.

Menhaj pun mengingatkan bahwa setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji bersifat krusial, mulai dari pelunasan biaya haji hingga kesiapan petugas di lapangan.

“Setiap tahapannya harus dipahami sebagai satu rangkaian proses yang tidak terpisahkan. Kelalaian kecil dapat berdampak besar pada citra negara,” ujarnya.

Menutup arahannya, Menhaj mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan tugas ini sebagai ladang ibadah yang dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Dengan komitmen bersama, diharapkan penyelenggaraan haji dan umrah ke depan akan semakin transparan, akuntabel, dan memenuhi harapan seluruh umat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ahmad Nuril Fahmi
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Australia, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.