Duka Kebumen: Gegara Kesulitan Ekonomi, Seorang Ibu Bunuh Diri Beserta Dua Anaknya
Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri (FOTO: Humas Polres Kebumen)

Duka Kebumen: Gegara Kesulitan Ekonomi, Seorang Ibu Bunuh Diri Beserta Dua Anaknya

‎Sungguh memilukan, diduga karena kesulitan ekonomi, seorang ibu nekat melakukan bunuh diri bersama anaknya yang masih balita pada Selasa malam lalu, 6 Januari 2926.

TIMES Australia,Minggu 11 Januari 2026, 20:25 WIB
201.4K
M
Muchlas Hamidi

KEBUMENKasus bunuh diri seorang ibu dan anaknya di Desa Banyumudal Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen, menyita perhatian publik. Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini.

‎Sungguh memilukan, diduga karena kesulitan ekonomi, seorang ibu nekat melakukan bunuh diri bersama anaknya yang masih balita pada Selasa (6/1/2026) lalu.

‎Korban diketahui bernama AA (44) dan putrinya AT (5). Sementara seorang lagi, AZ (8) melarikan diri saat akan diajak bunuh diri ibunya. Karena sang anak yang lolos itu pula kasus ini terungkap.

‎Kapolres Beri Pendampingan Korban Selamat

‎Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri kepada media menyatakan pihaknya memastikan akan mengawal proses pemulihan mental korban selamat. 

‎Hal ini untuk memastikan hak - hak mereka tetap terlindungi. Pendampingan lanjut Kapolres harus dilakukan secara terpadu bersama Pemkab Kebumen melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)

‎"Polres Kebumen akan fokus memberikan dan memastikan Az (8) akan mendapatkan trauma healing secara berkelanjutan," jelas AKBP Eka Baasith Syamsuri, Sabtu (10/1/2025).

‎Dengan upaya ini, lanjut Kapolres, mental anak akan segara pulih dan dapat kembali tumbuh aman di lingkungannya ia tinggal kelak.

‎"Pendekatan secara humanis harus dilakukan dengan melibatkan tenaga profesional, serta memperhatikan kondisi psikologis anak yang masih rentan. Maka dari itu, kami akan terus berkoordinasi dengan lintas sektor guna memastikan perlindungan hukum, pendidikan, dan kesehatan korban terpenuhi," tegas Kapolres kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri.

‎Pernah Mencoba Tapi Gagal

‎Kapolsek Buayan Iptu Walali Saebani menambahkan bahwa suami korban sudah lama tidak pulang. Bahkan sebelumnya dia juga pernah akan melakukan bunuh diri namun dapat digagalkan oleh tetangganya.

‎Disampaikan juga bahwa keberadaan korban selamat masih sangat lemah karena peristiwa tersebut sangat berdampak terhadap psikologis korban. Karena harus kehilangan ibu dan adiknya.‎Bahkan korban sempat dalam situasi yang sangat berbahaya dan terancam jiwanya.

Atas kejadian ini jajaran Polres Kebumen menyampaikan prihatin sekaligus meminta warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial demi menjaga kondisi psikologis korban bunuh diri. (*)

*WARNING

Peringatan keras disampaikan bahwa bunuh diri bukanlah solusi dari setiap permasalahan hidup. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang berjuang dengan pikiran untuk bunuh diri, mohon segera cari bantuan profesional jangan pernah menghadapi beban sendirian.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Muchlas Hamidi
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Australia, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.